Bupati Bondowoso Tegaskan LKPJ Bukan Formalitas, Tapi Alat Evaluasi Pembangunan

Bupati Bondowoso
Foto: Bupati Bondowoso Abd Hamid Wahid saat sambutan di ruang Graha Paripurna DPRD Kabupaten Bondowoso, Senin 30 Maret 2026. (Dok: kliktoday/SMSI)

Bondowoso, KLIKTODAY.CO.ID – Bupati Bondowoso menegaskan bahwa Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) bukan sekadar formalitas administratif, melainkan instrumen penting untuk mengevaluasi arah dan capaian pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri rapat paripurna penyampaian nota penjelasan LKPJ Tahun 2026 terhadap penjabaran APBD Tahun Anggaran 2025 di ruang Graha Paripurna DPRD Kabupaten Bondowoso, Senin (30/3/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Abd Hamid Wahid menekankan bahwa penyampaian LKPJ merupakan bentuk nyata transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah kepada publik.

“LKPJ ini bukan hanya kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen evaluasi bersama untuk mengukur efektivitas kebijakan yang telah dijalankan,” ujarnya.

BACA JUGA :
Tetapkan Lima Indikator Kinerja Makro RKPD 2025, Berikut kata Pj Bupati Bondowoso

Menurutnya, melalui LKPJ, pemerintah daerah dapat melihat secara komprehensif sejauh mana program pembangunan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menambahkan, evaluasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada serapan anggaran, tetapi juga pada hasil dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan dan program benar-benar memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar angka dalam laporan,” tegasnya.

BACA JUGA :
Sentuhan Peduli dari DPR RI Nasim Khan untuk Warga Terdampak Puting Beliung di Binakal Bondowoso

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Bondowoso sepanjang tahun 2025 difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta pembangunan ekonomi yang inklusif.

Tema tersebut dijabarkan dalam lima prioritas utama, yakni peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, perluasan kesempatan kerja, peningkatan kualitas layanan publik, peningkatan daya saing daerah, serta penguatan pemberdayaan manusia dan kualitas lingkungan hidup.

Pada kesempatan itu, juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD dan seluruh unsur Forkopimda atas sinergi yang telah terjalin dalam mendukung pelaksanaan pembangunan daerah.

BACA JUGA :
Bupati Bondowoso Hadiri Festival Obor, Meriahkan Malam 1 Muharram dengan Nuansa Religius

Ia menilai, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

“Saya mengapresiasi dukungan DPRD dan Forkopimda. Sinergi yang kuat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan,” pungkas Bupati.

Melalui rapat paripurna ini, diharapkan hasil evaluasi pelaksanaan APBD 2025 dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di tahun-tahun mendatang. (Sup)

banner 300x250