Bondowoso, KLIKTODAY.CO.ID – Upaya penanganan kemiskinan di Kabupaten Bondowoso terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal tersebut di sampaikan Bupati dalam kegiatan pembinaan SDM PKH (Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan) adalah tenaga pelaksana profesional untuk mendampingi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pendopo Raden Bagus Assra, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Hari Raya, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan para pendamping PKH. Sebanyak 173 anggota PKH turut hadir bersama jajaran perangkat daerah, instansi vertikal, serta pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa keberhasilan program pengentasan kemiskinan tidak dapat dicapai secara parsial. Dibutuhkan keterlibatan semua sektor, mulai dari administrasi kependudukan hingga pelayanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan.
“Penanganan kemiskinan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Kita butuh kolaborasi lintas sektor yang kuat, dari tingkat kabupaten hingga desa, agar program yang dijalankan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap peran strategis SDM PKH yang selama ini menjadi ujung tombak dalam mendampingi masyarakat penerima manfaat. Menurutnya, keberadaan pendamping PKH sangat penting dalam memastikan bantuan sosial tepat sasaran sekaligus mendorong kemandirian keluarga penerima.
“SDM PKH memiliki peran yang sangat vital. Mereka tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga melakukan pendampingan sosial yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya pemutakhiran data sosial secara berkala, akurat, dan transparan melalui sistem informasi yang terintegrasi. Ia menilai, validitas data menjadi kunci utama dalam menghindari tumpang tindih bantuan serta memastikan keadilan dalam distribusi program sosial.
“Penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional harus menjadi acuan utama. Data yang akurat akan memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Selain itu, kegiatan ini juga diwarnai dengan penyerahan cinderamata kepada koordinator wilayah PKH yang telah purna tugas sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka. Tak hanya itu, Bupati juga menyerahkan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada lima penerima manfaat sebagai wujud kepedulian sosial pemerintah.
Suasana keakraban terasa kental dalam kegiatan tersebut. Para peserta tidak hanya mendapatkan pembinaan, tetapi juga mempererat hubungan emosional dan profesional antar sesama pendamping serta pemerintah daerah.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap terbangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sosial, memperkuat basis data, serta mendorong efektivitas program pengentasan kemiskinan.
Dengan sinergi yang solid dan semangat kebersamaan, diharapkan upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bondowoso dapat tercapai secara berkelanjutan dan merata. (Sup)








