Bondowoso, KLIKTODAY.CO.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I, melakukan peninjauan langsung ke SD Negeri Banyuwulu 4 yang berada di wilayah pegunungan dengan akses cukup ekstrem dan jauh dari pusat kecamatan, Kamis (16/04/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi pendidikan di wilayah terpencil.
Dalam peninjauan itu, Sekda mendapati bahwa kondisi sarana dan prasarana di sekolah tersebut masih jauh dari kata layak. Bangunan sekolah terlihat mengalami kerusakan di sejumlah bagian, bahkan sebagian ruang kelas dinilai tidak memenuhi standar untuk kegiatan belajar mengajar.
SD Negeri Banyuwulu 4 saat ini memiliki total 65 siswa yang terdiri dari kelas 1 hingga kelas 6. Selain itu, sekolah tersebut juga menyelenggarakan program SMP terbuka dengan induk sekolah SMP Negeri 2 Pakem, sebagai upaya memberikan akses pendidikan lanjutan bagi siswa di wilayah tersebut.
“Kita tentu wajib hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk di daerah terpencil seperti ini,” ujar Fathur Rozi di sela-sela kunjungannya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh anak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak, tanpa terkecuali, termasuk mereka yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses.
Dari hasil peninjauan, diketahui bahwa sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan cukup serius. Kondisi tersebut diduga merupakan dampak dari bencana angin puting beliung yang melanda wilayah itu pada tahun 2020. Hingga kini, perbaikan menyeluruh belum sepenuhnya terealisasi.
“Anak-anak belajar di ruang yang menurut saya tidak layak. Ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” tegasnya.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kenyamanan siswa, tetapi juga berpotensi mengganggu proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan langkah cepat dan konkret agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik dan aman.
Berdasarkan informasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, SD Negeri Banyuwulu 4 sebenarnya telah masuk dalam program revitalisasi sarana pendidikan dan menjadi salah satu prioritas. Namun, realisasi program tersebut masih menunggu tahapan pelaksanaan lebih lanjut.
Menanggapi hal itu, Sekda menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Ia memastikan bahwa upaya perbaikan akan tetap dilakukan, meskipun harus melalui mekanisme penganggaran daerah secara bertahap.
“Kalau sudah masuk program tetapi belum terealisasi, maka akan kita maksimalkan melalui anggaran daerah secara bertahap,” jelasnya.
Ia juga berharap adanya sinergi antara pemerintah daerah, dinas terkait, serta pihak-pihak lain untuk mempercepat perbaikan fasilitas pendidikan di daerah terpencil. Menurutnya, pemerataan kualitas pendidikan merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Bondowoso.
Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal percepatan penanganan kondisi SD Negeri Banyuwulu 4, sehingga para siswa dapat belajar dengan lebih nyaman dan aman. Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk di wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau. (Sup)








