Bondowoso, KLIKTODAY.CO.ID – Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Bondowoso melalui juru bicaranya, Kukuh Raharjo, menyampaikan Pemandangan Umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2026 dan Raperda tentang Perumda Ijen Tirta dalam Rapat Paripurna DPRD, Selasa (11/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Fraksi Golkar mengawali pandangannya dengan rasa syukur atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada KH. Syaikhona Kholil Bangkalan, Presiden Soeharto, dan KH. Abdurrahman Wahid.
“Kontribusi ketiga tokoh bangsa tersebut telah menjadi legacy bagi anak bangsa hingga lintasan waktu ke depan. Karena itu Fraksi Golkar mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas penganugerahan gelar Pahlawan tersebut. Selamat Hari Pahlawan,” ujar Kukuh Raharjo.
Ia menegaskan bahwa pembahasan Raperda APBD 2026 merupakan momentum penting untuk mewujudkan visi “Bondowoso Berkah” (Berkualitas, Akseleratif, dan Holistik) agar semakin membumi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“APBD bukan hanya sekadar dokumen anggaran, melainkan instrumen kebijakan publik yang menggambarkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat dan tata kelola pemerintahan yang baik,” tegasnya.
Fraksi Golkar juga memberikan apresiasi tinggi kepada Bupati KH. Abdul Hamid Wahid dan Wakil Bupati Lora As’ad Yahya Syafii atas capaian program prioritas di tahun 2025, meski pemerintahan baru berjalan singkat dan dihadapkan pada keterbatasan fiskal.
“Berjalannya program prioritas di tahun 2025 bukan hanya prestasi, tapi juga mencerminkan kemampuan kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati dalam membawa Bondowoso keluar dari masa tersulit. Pemerintahan ini sudah on the track dan semakin mendapat kepercayaan publik,” imbuh Kukuh.
Dalam pandangan Fraksi Golkar, sejumlah langkah strategis seperti rotasi birokrasi berbasis merit system, kerja sama dengan BRIN, serta kebijakan aglomerasi regional Tapal Kuda merupakan bukti nyata kepemimpinan yang visioner.
“Fraksi Golkar 1.000% mendukung langkah strategis-taktis tersebut serta percaya visi Bondowoso Berkah akan mengantarkan Bondowoso pada kemaslahatan umat dan kejayaan rakyat di masa mendatang,” tegasnya.
Selain itu, Kukuh menyoroti pentingnya revitalisasi PDAM menjadi Perumda Ijen Tirta agar semakin efisien, transparan, dan inovatif dalam layanan publik. Ia berharap transformasi ini berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas air bersih dan kontribusi terhadap PAD.
“Revitalisasi ini harus menyentuh aspek tata kelola, efisiensi operasional, dan inovasi layanan berbasis digital agar Ijen Tirta menjadi kebanggaan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bondowoso,” pungkasnya.
Fraksi Golkar menegaskan komitmennya untuk mengawal APBD 2026 agar berpihak kepada rakyat kecil, transparan, dan berkeadilan, serta siap mendorong tambahan fiskal melalui jaringan politik Partai Golkar di tingkat nasional. (Sup)






