Berita  

Semarak Harjabo ke-207, SMP Negeri 1 Bondowoso Tampilkan Ragam Ikon Budaya dalam Tradisi Rokatan

SMP Negeri 1 Kabupaten Bondowoso
Guru juga siswa SMP Negeri 1 Kabupaten Bondowoso Jawa Timur, pada Rabu (26/8/2026). (Dok. Kliktoday/SMSI)

BONDOWOSO, KLIKTODAY.CO.ID – Peringatan Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke-207 Tahun 2026 berlangsung semakin semarak dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang ditampilkan masyarakat maupun pelajar. Salah satunya datang dari keluarga besar SMP Negeri 1 Bondowoso yang mempersembahkan defile bertema tradisi dan kekayaan budaya daerah.

Dalam momentum tersebut, SMP Negeri 1 Bondowoso mengangkat tradisi Bondowoso, Rokatan, sekaligus menampilkan sejumlah ikon seni budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Bondowoso.

Penampilan para siswa mendapat perhatian masyarakat. Dengan mengenakan beragam busana tradisional dan kostum pertunjukan, mereka membawa pesan penting tentang perlunya menjaga, merawat, dan melestarikan kebudayaan daerah agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.

Defile SMP Negeri 1 Bondowoso menampilkan sejumlah kesenian khas Bondowoso, di antaranya Tari Topeng, Tari Tembakau, Tari Tape, Tari Pojien, Tari Singo Ulung, serta Tari Umbul-Umbul. Beragam kesenian tersebut dikemas menjadi satu rangkaian pertunjukan yang menggambarkan kekayaan budaya Bondowoso.

BACA JUGA :
Jelang Peringatan HUT TNI Ke-79, Kodim 0822 Bondowoso Gelar Doa Bersama

Tidak sekadar menjadi tontonan, penampilan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi para pelajar. Mereka diajak mengenal lebih dekat seni dan budaya yang tumbuh serta berkembang di lingkungan masyarakat Bondowoso.

Kepala sekolah, guru, dan siswa SMP Negeri 1 Bondowoso tampak kompak mempersiapkan penampilan. Kekompakan itu terlihat dari busana, tata rias, properti hingga formasi peserta defile yang tampil bersama.

Salah seorang masyarakat, Bu Ifa, mengapresiasi keterlibatan pelajar dalam kegiatan budaya tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting karena memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya daerah.

“Anak-anak perlu dikenalkan dengan budaya Bondowoso sejak dini. Dengan ikut menampilkan kesenian daerah, mereka tidak hanya belajar tentang budaya, tetapi juga ikut menjaga agar tradisi tersebut tetap hidup,” ujar Bu Ifa, pada Rabu (26/8/2026)

BACA JUGA :
Bupati Bondowoso, Abd Hamid Wahid, Ajak Masyarakat Teladani Semangat Juang Pahlawan

Ia berharap kegiatan budaya dalam rangka Harjabo tidak berhenti sebagai acara seremonial, tetapi dapat menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap seni dan budaya lokal.

“Bondowoso memiliki banyak seni dan tradisi yang menjadi kekayaan daerah. Kalau masyarakat dan generasi muda bersama-sama melestarikannya, budaya Bondowoso akan tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” tambahnya.

Semangat pelestarian budaya tersebut sejalan dengan jargon yang diusung SMP Negeri 1 Bondowoso, yakni “Bondowoso Berkah, Lestari, Pesona Negeri.”

Melalui tema tersebut, sekolah ingin menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kebudayaan daerah.

BACA JUGA :
Polres Bondowoso Berhasil Ungkap Kasus Pengedaran Pil Koplo

Pesan yang dibawa pun semakin kuat melalui semboyan “Merawat Alam, Melestarikan Budaya, Mewariskan Bondowoso.”

Semboyan tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga identitas daerah merupakan tanggung jawab bersama. Alam dan budaya menjadi dua kekayaan yang perlu dirawat secara berkelanjutan.

Kehadiran SMP Negeri 1 Bondowoso dalam rangkaian Harjabo ke-207 Tahun 2026 akhirnya bukan hanya menghadirkan kemeriahan defile, tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya pelestarian budaya. Para pelajar menjadi bagian dari generasi yang diharapkan mampu menjaga warisan budaya Bondowoso sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat luas.

Dengan semangat tersebut, tradisi Rokatan dan berbagai kesenian khas Bondowoso diharapkan terus tumbuh, lestari, serta menjadi bagian penting dari identitas daerah bagi generasi sekarang maupun masa depan. (Pur)

banner 300x250