Bondowoso Tawarkan Investasi Hijau Berkelanjutan, Bupati Dorong Kemitraan Strategis Lewat BIG 2025

Bupati Bondowoso
Foto: Bupati Bondowoso Abd Hamid Wahid saat sambutan di Ijen View Hotel and Resorts. (Dok: kliktoday/SMSI)

Bondowoso, KLIKTODAY.CO.ID – Kabupaten Bondowoso semakin memantapkan diri sebagai daerah yang siap menjadi tujuan investasi berkelanjutan di Jawa Timur. Komitmen tersebut ditegaskan melalui pelaksanaan Bondowoso Investment Gathering (BIG) 2025 yang digelar di Ijen View Hotel and Resorts. Forum ini menjadi etalase kesiapan daerah dalam menyambut investor dengan konsep pembangunan hijau yang terarah dan terukur.

Bupati Bondowoso, H. Abd. Hamid Wahid, M.Ag., yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa BIG 2025 bukan sekadar forum promosi, melainkan ruang strategis untuk menyelaraskan kepentingan pemerintah daerah dan dunia usaha dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Mengusung tema “Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha Menuju Bondowoso Berkah”, forum ini mencerminkan arah kebijakan pembangunan daerah yang berpihak pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

“Bondowoso tidak menawarkan investasi yang instan dan eksploitatif, tetapi investasi hijau yang teruji, berorientasi jangka panjang, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Bupati dalam sambutannya. Kamis (18/12/2025).

BACA JUGA :
Sat Samapta Polres Bondowoso Gencar Lakukan Operasi Pemakaian Knalpot Brong

BIG 2025 menghadirkan beragam pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari unsur pemerintah pusat dan daerah, legislatif, akademisi, lembaga keuangan, hingga pelaku usaha nasional. Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan keseriusan Bondowoso dalam membangun ekosistem investasi yang transparan, akuntabel, dan kolaboratif.

Salah satu langkah konkret yang diperkenalkan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam forum ini adalah peluncuran dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO). Dokumen tersebut memuat peta peluang investasi yang telah dikaji secara matang, berbasis potensi riil daerah, serta diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan nasional.

BACA JUGA :
Kapolres Bondowoso Turut Hadir Dalam Kegiatan Khotmil Qur'an di Gedung Graha PBNU

Bupati Abd. Hamid Wahid menjelaskan bahwa IPRO dirancang untuk memudahkan investor dalam memahami peluang usaha yang ada, sekaligus memberikan kepastian arah dan dukungan pemerintah daerah.

“Dokumen ini adalah bentuk kesiapan kami. Investor tidak lagi memulai dari nol, karena seluruh potensi, regulasi, dan arah pengembangan sudah kami siapkan secara komprehensif,” ujarnya.

Dalam paparannya, Bupati menekankan tiga sektor unggulan yang menjadi tulang punggung penawaran investasi Bondowoso, yakni pertanian dan perkebunan berkelanjutan, energi terbarukan, serta pariwisata berbasis alam melalui kawasan Ijen Global Geopark. Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki daya saing tinggi sekaligus selaras dengan agenda pembangunan hijau.

BACA JUGA :
HUT TNI Ke-77, Tiga Pilar Kecamatan Bondowoso Beri Kejutan Kepada Danramil 0822/01

Menurut Bupati, sektor pertanian dan perkebunan masih menjadi kontributor terbesar perekonomian daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah mendorong hilirisasi komoditas unggulan seperti kopi, tembakau, dan tebu agar memiliki nilai tambah lebih tinggi dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi berkelanjutan antara investor dan pemerintah daerah. “Kami membuka ruang dialog seluas-luasnya. Pemerintah daerah hadir sebagai mitra, bukan sekadar regulator. Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis Bondowoso akan menjadi pemain penting dalam pertumbuhan ekonomi regional,” pungkasnya. (Sup)

banner 300x250