Berita  

Forpimcam Tanjunganom Gelar Sosialisasi Bahaya Kenakalan Remaja, Narkoba, dan Judi Online di SMA Negeri 1 Tanjunganom

Nganjuk
Foto: siswa SMA Negeri 1 Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk. (Dok: sutiyani/kliktoday)

Nganjuk, KLIKTODAY.CO.ID – Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Tanjunganom menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan terkait kenakalan remaja, bahaya narkoba, serta ancaman judi online di SMA Negeri 1 Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Rabu 3 September 2025. Kegiatan ini dihadiri ratusan siswa dan guru dengan penuh antusias.

Dalam penyuluhan tersebut, perwakilan dari kepolisian, TNI, dan pihak kecamatan memberikan pemahaman mendalam mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja yang kerap terjadi, mulai dari pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga kecanduan judi online. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar mudah dipahami oleh para siswa yang saat ini sangat dekat dengan dunia digital.

Kepala SMA Negeri 1 Tanjunganom, Drs. Bowo, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. “Kami sangat bersyukur sekolah menjadi salah satu tempat pelaksanaan sosialisasi. Anak-anak perlu dibekali pengetahuan dan kesadaran sejak dini agar mampu menolak segala bentuk pengaruh negatif, baik narkoba maupun judi online yang kini marak di kalangan remaja. Harapan kami, kegiatan semacam ini terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

BACA JUGA :
Lewat Binrohtal, Polres Nganjuk Tanamkan Nilai Keikhlasan dalam Pengabdian

Lebih lanjut, Drs. Bowo menekankan bahwa sekolah tidak hanya bertugas memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak siswa. Menurutnya, kolaborasi dengan pihak keamanan dan pemerintah kecamatan sangat penting dalam mencegah generasi muda terjerumus pada hal-hal yang merugikan masa depan mereka.

BACA JUGA :
Kibarkan Merah Putih, Polres Nganjuk Gelorakan Semangat 17 Agustus kepada Pengendara

Sementara itu, pihak kepolisian dalam pemaparannya mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak kesehatan fisik dan mental. Adapun judi online disebut sebagai ancaman baru yang mampu menghancurkan konsentrasi belajar, merusak hubungan keluarga, serta menjerat ekonomi remaja dalam lilitan hutang.

BACA JUGA :
Didampingi Kapolres Nganjuk, Wakapolda Jatim Cek Progres Tugu Pahlawan Nasional Marsinah

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana para siswa dapat berdiskusi langsung dengan narasumber. Banyak dari mereka yang mengaku mendapatkan wawasan baru serta termotivasi untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan memilih lingkungan pergaulan.

Melalui penyuluhan ini, diharapkan SMA Negeri 1 Tanjunganom dapat menjadi contoh positif bagi sekolah lain dalam mendorong lahirnya generasi muda yang tangguh, bebas narkoba, dan terbebas dari jeratan judi online. (Sutiyani)

banner 300x250