BONDOWOSO, KLIKTODAY.CO.ID – Seorang perempuan lanjut usia (lansia), Sumani (70), ditemukan meninggal dunia setelah diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di area belakang rumahnya, Dusun Alassere, Desa Klabang, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Peristiwa tersebut diketahui warga pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Penemuan itu sontak menggegerkan warga sekitar, terlebih korban diketahui merupakan seorang janda yang selama ini tinggal seorang diri.
Korban ditemukan di area belakang rumah yang biasa digunakan sebagai kandang. Setelah mengetahui kejadian tersebut, warga kemudian melaporkannya kepada pihak terkait untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Kepala Desa Klabang, Joko Tole, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, korban ditemukan warga pada Kamis pagi.
“Ketemunya jam 5 pagi. Korban ditemukan sudah dalam kondisi seperti itu,” ujar Joko saat dikonfirmasi media Klik Today. Jumat (11/9)
Menurut Joko, lokasi penemuan korban berada di bagian belakang rumah. Di lokasi tersebut terdapat kandang milik korban.
“Pas di kandang belakang rumah korban. Di situ korban ditemukan telah gantung diri dan sudah tidak bernyawa,” tambahnya.
Informasi mengenai kondisi korban tersebut kemudian membuat warga berdatangan ke sekitar lokasi. Masyarakat turut prihatin atas kejadian yang menimpa perempuan lanjut usia tersebut.
Tinggal Seorang Diri
Korban diketahui merupakan seorang janda yang menjalani kehidupan seorang diri. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tidak ada suami maupun anak yang tinggal bersama korban.
Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat karena korban telah berusia lanjut dan disebut hidup dalam keterbatasan.
Salah seorang warga berinisial M mengatakan, kehidupan korban yang seorang diri membuat masyarakat merasa prihatin. Ia menduga persoalan ekonomi kemungkinan menjadi salah satu faktor yang membebani korban.
“Mungkin itu dari faktor ekonomi, Mas. Dia kan hidup sendiri, anak tidak ada, suami tidak ada. Kasihan, Mas,” tutur M.
Namun, dugaan mengenai faktor ekonomi tersebut masih sebatas penilaian warga dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab peristiwa. Penyebab pasti kematian maupun latar belakang kejadian tetap menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.
Tercatat dalam DTSEN Desil 1
Ironisnya, Sumani diketahui tercatat dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) pada Desil 1, yang merupakan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Kondisi tersebut kembali menjadi perhatian terhadap pentingnya perlindungan sosial bagi masyarakat rentan, khususnya warga lanjut usia yang hidup seorang diri.
Keberadaan lansia yang tinggal sendirian membutuhkan perhatian dari lingkungan sekitar maupun pemerintah. Tidak hanya terkait pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga pendampingan sosial agar warga rentan tidak merasa menghadapi persoalan kehidupan seorang diri.
Peristiwa yang menimpa Sumani menjadi pengingat bahwa persoalan kerentanan sosial memiliki banyak aspek. Kondisi ekonomi, keterbatasan dukungan keluarga, serta kebutuhan pendampingan bagi warga lanjut usia menjadi hal yang perlu mendapat perhatian bersama.
Masyarakat berharap kejadian tersebut dapat menjadi evaluasi sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap warga lansia yang hidup sendirian. Kepedulian lingkungan dinilai penting agar kondisi warga yang membutuhkan bantuan dapat diketahui lebih awal.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kematian Sumani masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang. Penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih jelas mengenai peristiwa tersebut.
(Sup)








