Bondowoso, KLIKTODAY.CO.ID – Bupati Bondowoso KH. Abd. Hamid Wahid melantik 15 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Raden Bagus Asra (RBA), pada Kamis (5/2/2026).
Adapun yang di lantik dalam jabatan Administrator dan Pengawas antara lain:
- Azaz Suwardi, S.E., M.M. – Camat Grujugan
- Yuli Indrawati, S.E., M.M. – Sekretaris Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja
- Muttakin, S.Sos. – Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
- Zulfikar Ardiansa, S.H., M.M. – Camat Pujer
- Riko Setiawandika, S.Sos., M.M. – Sekretaris Kecamatan Sumber Wringin
- Arief Rahman, S.E. – Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Tegalampel
- Efti Hendrawati, S.E. – Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kecamatan Binakal
- Ahmad Eko Wijaksono, S.Pd. – Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kecamatan Sumber Wringin
- Dwi Rahman Ardianto, S.Sos. – Lurah Blindungan, Kecamatan Bondowoso
- Muhammad Usni Gozali, S.Sos. – Lurah Tamansari, Kecamatan Bondowoso
- Tarmudji Hendrianto, S.Sos., M.M. – Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Tapen
- Larto, S.Sos. – Kepala Subbagian Penyusunan Program dan Keuangan Kecamatan Tapen
- Sumito, S.H. – Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Pujer
- Muhammad Zuhdi Heri Burwanto, S.Sos. – Kepala Seksi Pelayanan Kecamatan Cermee
- Apidian Soekaryadi, S.H. – Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Grujugan
Pelantikan tersebut di hadiri, Sekretaris DPRD Bondowoso, Inspektur, para Asisten Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian, serta para Camat se-Kabupaten Bondowoso.
Bupati Bondowoso Abd. Hamid Wahid yang angkrab di sapa Ra Hamid, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral dan konsekuensi kinerja.
Sumpah jabatan yang diucapkan harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada masyarakat dan negara, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Jabatan ini adalah sebuah kepercayaan yang menuntut profesionalitas, integritas, dan keberanian untuk menghadirkan kinerja nyata,” tegasnya.
Menurut Ra Hamid, pejabat Administrator dan Pengawas memiliki peran strategis sebagai penggerak organisasi sekaligus penghubung antara kebijakan pimpinan dan pelaksanaan teknis di lapangan.
Oleh karena itu, para pejabat diminta memastikan setiap program berjalan efektif, pelayanan publik optimal, serta pengelolaan sumber daya dilakukan secara akuntabel.
Selain peningkatan profesionalitas dan penegakan disiplin kerja, Ra Hamid juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan berkeadilan.
Dalam kesempatan tersebut, Beliau turut menyoroti optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dinilai masih belum maksimal.
Ia meminta para camat agar mengoptimalkan peran kecamatan serta mengoordinasikan pemerintah desa untuk meningkatkan pelunasan PBB.
“Sinergi antara kecamatan dan desa menjadi kunci dalam mendukung peningkatan pendapatan daerah,” pungkasnya.
Ra Hamid berharap para pejabat yang dilantik mampu menjadi pemimpin di unit kerja masing-masing, membangun komunikasi yang baik dengan bawahan, menciptakan suasana kerja yang kondusif, serta bekerja dengan dedikasi dan tanggung jawab demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang berkualitas. (Sup)








