Bondowoso, KLIKTODAY.CO.ID – Di tengah padatnya tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, seorang anggota Polri di Kabupaten Bondowoso justru menghadirkan inovasi yang tak biasa. Melalui sentuhan seni bonsai dan semangat pemberdayaan, program berbasis ekonomi kreatif yang digagas Bhabinkamtibmas Polsek Curahdami kini menjelma menjadi motor penggerak kesejahteraan warga.
Sosok inspiratif tersebut adalah Aiptu Ahmad Abadi, yang dikenal tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai penggiat bonsai yang sukses mengembangkan potensi ekonomi lokal. Kiprahnya mendapat perhatian langsung dari jajaran Direktorat Binmas Polda Jawa Timur dalam kunjungan kerja yang berlangsung pada Selasa (28/04/2026).
Rombongan yang dipimpin Kasubdit Bhabinkamtibmas Dit Binmas Polda Jatim AKBP Sugijoto, bersama Kasubdit Binpolmas AKBP Heri Riyan, meninjau langsung program pemberdayaan ekonomi berbasis bonsai di wilayah Polsek Curahdami, Polres Bondowoso.
Aiptu Ahmad Abadi memaparkan bagaimana hobi merawat bonsai dapat dikembangkan menjadi usaha produktif bernilai ekonomi tinggi. Berbekal kreativitas dan ketekunan, ia berhasil menciptakan berbagai produk inovatif, mulai dari tanaman bonsai siap jual, pupuk kandang, pot bonsai, hingga perlengkapan pendukung lainnya.
“Ini bukan sekadar hobi, tapi peluang ekonomi yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Kami ingin warga bisa mandiri dan memiliki penghasilan tambahan,” ujar Aiptu Ahmad Abadi saat mendampingi kunjungan.
AKBP Sugijoto mengapresiasi langkah inovatif tersebut. Ia menilai, apa yang dilakukan oleh Aiptu Ahmad Abadi merupakan contoh nyata transformasi peran Polri di tengah masyarakat.
“Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan sosial. Program seperti ini sangat positif karena langsung menyentuh kebutuhan ekonomi masyarakat,” tegas AKBP Sugijoto.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa program Bhabinkamtibmas Entrepreneur yang diinisiasi Dit Binmas Polda Jatim memang bertujuan mendorong anggota Polri untuk lebih kreatif dan adaptif dalam membangun kemandirian masyarakat.
Dampak dari program ini pun mulai dirasakan warga sekitar. Selain membuka peluang usaha baru, kegiatan ini juga menciptakan lapangan kerja, khususnya bagi masyarakat yang sebelumnya belum memiliki penghasilan tetap. Kehadiran usaha bonsai ini menjadi alternatif ekonomi yang menjanjikan, terutama di tengah tantangan ekonomi saat ini.
Tidak hanya itu, kiprah Aiptu Ahmad Abadi di dunia bonsai juga terbilang unik. Di sela tugasnya sebagai anggota Polri, ia mampu menembus level profesional dan aktif dalam berbagai organisasi bonsai, baik di tingkat daerah maupun nasional. Hal ini semakin memperkuat eksistensinya sebagai pelopor bonsai yang menginspirasi.
Program ini menjadi bukti bahwa sinergi antara tugas kepolisian dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan selaras. Pendekatan humanis yang dilakukan melalui kegiatan ekonomi kreatif terbukti mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Dari Curahdami, sebuah langkah kecil kini tumbuh menjadi gerakan besar. Melalui bonsai, harapan ekonomi masyarakat tidak hanya ditanam, tetapi juga dirawat hingga berkembang kokoh, memberikan manfaat berkelanjutan bagi banyak pihak. (Pur/Wi)








