Bupati Bondowoso Perkuat Harmoni Lintas Agama, BAMAG Siap Bersinergi Bangun Kebersamaan

Bupati Bondowoso
Foto: Bupati Bondowoso Abd Hamid Wahid saat menerima audiensi Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) di Pendopo Raden Bagus Asra, pada Rabu 15 April 2026. (Dok: kliktoday/SMSI)

Bondowoso, KLIKTODAY.CO.ID — Upaya memperkuat kerukunan umat beragama terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Hal itu tercermin saat Abd. Hamid Wahid menerima audiensi Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Bondowoso di Pendopo Raden Bagus Asra, pada Rabu (15/4/2026).

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan, menjadi ruang dialog strategis antara pemerintah daerah dan tokoh lintas agama.

Audiensi ini bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Dalam pertemuan tersebut, jajaran BAMAG menyampaikan berbagai program kerja yang telah berjalan serta rencana kegiatan ke depan. Fokus utama mereka meliputi pembinaan umat, penguatan toleransi, serta kontribusi dalam pembangunan sosial kemasyarakatan.

BACA JUGA :
Kodim 0822 Bondowoso Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Lewat Komsos 2025

Ketua BAMAG Kabupaten Bondowoso, Pdt. Jefri, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga harmoni. Ia menyampaikan bahwa pendekatan dialog dan kegiatan sosial lintas agama menjadi kunci dalam merawat persatuan di tengah perbedaan.

Sementara itu, Bupati Bondowoso memberikan apresiasi atas peran aktif BAMAG yang dinilai konsisten menjaga kondusivitas daerah. Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah dan organisasi keagamaan.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan seperti BAMAG, untuk menciptakan suasana yang aman dan damai di Bondowoso,” ujar Bupati.

Ia juga menambahkan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus dirawat bersama, bukan menjadi sumber perpecahan. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan intensif antar pemangku kepentingan menjadi fondasi utama dalam menjaga keharmonisan.

BACA JUGA :
Pelukan Hangat di Jalanan: Polres Bondowoso dan Komunitas Ojol Satukan Hati untuk Jaga Kamtibmas

“Kerukunan umat beragama adalah modal sosial yang sangat penting. Jika ini terjaga, maka pembangunan di berbagai sektor akan berjalan lebih optimal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh tokoh agama untuk terus menjadi teladan dalam menyebarkan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat. Ia berharap kegiatan-kegiatan yang digagas BAMAG dapat menyentuh langsung masyarakat dan memperkuat rasa persaudaraan lintas iman.

“Kami berharap BAMAG terus hadir di tengah masyarakat, menjadi jembatan persatuan, serta ikut membangun karakter masyarakat yang saling menghargai,” imbuhnya.

BACA JUGA :
Perhutani Bondowoso Mempersiapkan Calon Rimbawan Dan Rimbawati Berkwalitas Untuk Masa Depan

Kegiatan audiensi ini juga dihadiri oleh sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait, pengurus BAMAG, serta para pendeta dari berbagai gereja di Bondowoso. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam merawat kebhinekaan dan memperkuat nilai-nilai toleransi.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan. Dengan sinergi yang kuat, Bondowoso diharapkan tetap menjadi daerah yang damai, rukun, dan harmonis di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Melalui dialog yang terbuka dan kolaborasi yang berkesinambungan, semangat persatuan di Bondowoso diyakini akan terus terjaga, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam merawat keberagaman. (Sup)

banner 300x250