Bondowoso: Jembatan Sentong Sukowiryo Ambruk, Tanggung Jawab Bina Marga Provinsi Dipertanyakan

Bondowoso--Jember
Foto: Jembatan dijalan Mastrip Sentong Sukowiryo atau yang di bilang jalur utama Bondowoso--Jember. (Dok: kliktoday/SMSI)

Bondowoso, KLIKTODAY.CO.ID – Jembatan dijalan Mastrip Sentong Sukowiryo yang berada di perbatasan Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Kota, Kabupaten Bondowoso, kini benar-benar ambruk dan tak lagi layak dilalui. Jalur vital penghubung Bondowoso–Jember itu lumpuh setelah diguyur hujan deras sejak siang hingga sore, Senin (23/2/2026).

Pantauan di lokasi, badan jembatan sebelah barat ambruk, menyisakan retakan dan/atau lubang besar di bagian kanan dari utara. Warga yang melintas terpaksa memutar arah untuk menghindari kemacetan.

Ironisnya, jembatan tersebut bukan sekadar jalan lingkungan. Ia merupakan akses utama menuju Kabupaten Jember dan berada dalam kewenangan Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar: di mana pengawasan dan langkah antisipasi sebelum kerusakan mencapai titik ambruk?

BACA JUGA :
Kodim 0822/Bondowoso Gandeng Dinas Peternakan dan Perikanan, Tingkatkan Skill Babinsa dalam Budidaya Ikan Lele dan Koi

Beberapa warga sekitar mengaku kerusakan sudah terlihat sejak 15 Desember 2025. Retakan dan penurunan permukaan jembatan disebut-sebut mulai tampak, namun belum ada penanganan permanen. Hujan deras yang mengguyur wilayah Bondowoso pada Senin siang diduga menjadi pemicu runtuhnya konstruksi yang sudah melemah.

BACA JUGA :
Penerapan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 2024 untuk Efektivitas Pemilukada kabupaten Bondowoso

“Kondisinya memang sudah mengkhawatirkan. Kalau hujan deras, ya seperti ini dah jadinya,” ujar Hasan yang saat melintas di jalan tersebut.

Arus lalu lintas dari arah Bondowoso menuju Jember maupun sebaliknya kini tersendat. Pengendara harus mencari jalur alternatif yang jaraknya lebih jauh. Aktivitas distribusi barang dan mobilitas masyarakat pun ikut terdampak.

Sebagai jalur provinsi, perawatan dan penguatan struktur seharusnya menjadi perhatian serius Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Ambruknya Jembatan Sentong Sukowiryo bukan hanya soal infrastruktur rusak, tetapi juga menyangkut keselamatan publik dan kelancaran ekonomi daerah.

BACA JUGA :
Berbagi Takjil, Kolaborasi Koramil 0822/02 dan Polsek Curahdami Bondowoso Serta KSP Multi Daya Sentosa

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah darurat maupun rencana perbaikan permanen. Masyarakat kini menunggu kejelasan: apakah perbaikan akan dilakukan cepat sebelum korban berikutnya jatuh?

Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi pengelola infrastruktur. Jangan sampai jembatan strategis dibiarkan rusak hingga ambruk, baru kemudian ada tindakan.

(Sup)

banner 300x250