Nganjuk, KLIKTODAY.CO.ID – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Dusun Ngronggo, Desa Bagor Wetan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut disambut penuh rasa syukur oleh warga karena dinilai sangat membantu aktivitas sehari-hari, terutama bagi para petani.
Kepala Desa Bagor Wetan, Drs. Sugeng Anto, mewakili seluruh masyarakat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0810/Nganjuk, yang telah berperan aktif dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Dengan penuh rasa syukur dan bangga, kami mewakili masyarakat Desa Bagor Wetan mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran TNI, terutama Kodim 0810/Nganjuk, yang telah membangun Jembatan Gantung Perintis Garuda di Dusun Ngronggo,” ujarnya. Rabu (18/2/2026).
Pembangunan jembatan dilakukan oleh jajaran Kodim 0810/Nganjuk secara gotong royong dengan melibatkan berbagai unsur, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kebersamaan dan integritas dalam membangun infrastruktur desa.
Jembatan Gantung Perintis Garuda memiliki peran strategis sebagai penghubung antara Dusun Kentingan, Desa Puh Kerep, Kecamatan Rejoso, dengan Dusun Ngronggo, Desa Bagor Wetan, Kecamatan Sukomoro.
Keberadaan jembatan ini sangat membantu mobilitas warga, khususnya para petani yang setiap hari harus mengangkut hasil pertanian. Kini, akses menjadi lebih mudah, cepat, dan aman. Selain itu, jembatan juga mempermudah aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat antar desa.
Menurut Sugeng Anto, pembangunan jembatan ini bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi juga simbol kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Semangat gotong royong yang terbangun dalam proses pembangunan ini menjadi nilai penting bagi kami. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Pihaknya berharap keberadaan Jembatan Gantung Perintis Garuda dapat dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Dengan akses yang lebih baik.
Pembangunan jembatan ini menjadi contoh nyata bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan positif bagi kemajuan desa. (Sutiyani)








