Berita  

Kecelakaan Berulang Diduga Akibat Galian Kabel Optik, LBH Abu Nawas Desak Penindakan Kontraktor

Jalan Bondowoso ke arah Situbondo
Foto: galian kabel optik di jalan Bondowoso ke arah Situbondo Jawa Timur. (Dok: kliktoday/SMSI)

Bondowoso, KLIKTODAY.CO.ID – Proyek galian kabel optik di sepanjang jalan Bondowoso ke arah Situbondo Jawa Timur kembali menuai sorotan tajam. Pekerjaan yang dikerjakan PT AID Net Jember itu kini dinilai telah berubah menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan.

Galian sedalam sekitar 1,5 meter dengan lebar 50 sentimeter yang berada di ruas aspal milik Dinas PU Provinsi tersebut dilaporkan minim pengamanan. Kondisi itu memicu rentetan kecelakaan lalu lintas, salah satunya terjadi di wilayah Kecamatan Tapen, Bondowoso. Senin (19/01/2026).

Insiden bermula saat kabel optik dalam kondisi gulungan dan ulur dibiarkan melintang di badan jalan. Seorang pengendara Honda Beat merah bernopol P 5499 AW dari arah Bondowoso berusaha menghindari kabel tersebut hingga melewati garis marka tengah. Dari arah berlawanan, Honda Vario putih bernopol P 2560 FK melaju dan tabrakan pun tak terhindarkan.

BACA JUGA :
Babinsa Kawal Bantuan Air Bersih dari Gubernur Jatim untuk Warga Botolinggo

“Kecelakaan ini berawal saat Honda Beat menghindari kabel optik yang mau dipasang, lalu dari utara Honda Vario melaju. Akhirnya terjadi benturan,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Akibat peristiwa itu, dua perempuan mengalami luka-luka, masing-masing Oktaviana, warga Desa Mrawan, dan Rahmatun Jannah, warga Desa Tapen, Bondowoso. Keduanya harus mendapat perawatan akibat benturan keras di tengah jalan yang ramai dilalui kendaraan.

Sebelumnya, galian kabel ini juga disebut telah menyebabkan kecelakaan tunggal sebuah dump truck yang terperosok saat berusaha menghindari kabel yang melintang di jalan. Namun hingga kini, belum terlihat langkah tegas di lapangan.

BACA JUGA :
Bondowoso, Babinsa Penang Dampingi Pemindahan Bibit Padi untuk Ketahanan Pangan

Sorotan keras datang dari pengacara kondang Bondowoso, Nurul Jamal Habaib, SH, selaku Direktur Utama LBH Abu Nawas. Ia mengecam keras proyek yang dinilainya abai terhadap keselamatan publik.

Menurutnya, proyek infrastruktur apa pun, termasuk pemasangan kabel optik, wajib mengutamakan rambu, pengamanan, dan keselamatan pengguna jalan.

“Proyek ini diduga melanggar aturan dan mengabaikan aspek keselamatan pengendara. Jika terbukti ada kelalaian, maka pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Habaib.

Sementara itu, pihak Dinas PU Provinsi Jawa Timur mengakui telah beberapa kali memberikan teguran kepada pemborong. Namun teguran tersebut seolah tak digubris.

“Dari pihak kami sudah sering memberikan teguran, tapi jawabannya hanya ‘ok-ok’ saja,” ujar salah satu pejabat PU Provinsi yang enggan disebutkan namanya.

BACA JUGA :
Satgas TMMD 116 Bondowoso Bersihkan Jalan Lingkungan

Dari pihak PT AID Net Jember, Rian, saat dikonfirmasi melalui WhatsAppnya, menyatakan akan menegur vendor pelaksana agar segera merapikan pekerjaan galian.

“Nggih, saya tegur vendor untuk dirapikan. Kami konfirmasi dulu atas kelalaian ini,” singkatnya.

Berbeda dengan pihak perusahaan, pemborong lapangan berinisial HR justru memberikan jawaban singkat saat ditanya terkait tanggung jawab atas kecelakaan tersebut.
“Siap,” ujarnya tanpa penjelasan lebih lanjut.

Kondisi ini membuat warga Bondowoso semakin resah. Mereka berharap pemerintah daerah, Dinas PU, dan aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menertibkan pekerjaan galian kabel serta menindak kontraktor yang dinilai lalai dan membahayakan keselamatan masyarakat. (*)

banner 300x250