SPPG Al-Hidayah Dadapan Bondowoso Sediakan Menu untuk Siswa, Ahli Gizi Pastikan Mutu dan Keamanan Makanan

SPPG Al-Hidayah
Foto: menu kentang dan lele yang tak suka daging, SPPG Al-Hidayah Dadapan Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso Jawa Timur. (Dok: kliktoday/SMSI)

Bondowoso, KLIKTODAY.CO.ID — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al-Hidayah Dadapan Bondowoso terus memperkuat pelayanan gizi dengan menyediakan menu khusus bagi siswa yang memiliki alergi makanan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh siswa dapat menikmati hidangan aman tanpa mengurangi nilai gizi yang dibutuhkan dalam tumbuh kembang mereka. Jumat (14/11/2025).

Setiap hari, ahli gizi SPPG Rizky Mely Andhini bersama divisi pemorsian menyiapkan menu khusus berdasarkan daftar alergi masing-masing siswa. Tercatat, beberapa siswa di Kecamatan Grujugan memiliki alergi terhadap nasi, daging ayam, daging sapi, telur, maupun ikan. Untuk itu, pihak SPPG telah menyiapkan bahan makanan pengganti yang sudah disesuaikan.

“Kami berkomitmen memastikan tidak ada siswa yang terlewat dari pemenuhan gizi hanya karena alergi tertentu. Setiap menu khusus kami siapkan berdasarkan kebutuhan masing-masing anak, sehingga mereka tetap mendapatkan asupan yang aman dan seimbang,” ujar Ahli Gizi SPPG, Rizky Mely Andhini.

BACA JUGA :
Pj Bupati Bondowoso Hadiri Sosialisasi Anti-Korupsi dalam Rangka Peringatan Hakordia 2024

Pada penyajian hari ini, pengganti nasi dipilih kentang rebus yang dinilai aman dan cukup memenuhi kebutuhan karbohidrat bagi siswa yang tidak dapat mengonsumsi nasi. Sementara itu, siswa yang alergi daging ayam diberikan ikan lele sebagai protein alternatif yang memiliki kandungan nutrisi setara dan mudah dicerna.

BACA JUGA :
Bulan Syawal, Kodim 0822 Bondowoso Gelar Apel Khusus Dan Halal Bihalal

Rizky menegaskan bahwa penyusunan menu pengganti tidak dilakukan sembarangan.

“Setiap bahan pengganti sudah kami uji kecocokannya, baik dari sisi kandungan gizi, keamanan, maupun tingkat penerimaan anak. Tujuannya agar mereka tetap mendapatkan nutrisi lengkap tanpa risiko alergi,” tambahnya.

Selain mempersiapkan menu khusus, SPPG Al-Hidayah juga melakukan uji organoleptik sebelum makanan didistribusikan kepada seluruh siswa. Uji ini melibatkan penilaian terhadap rasa, aroma, warna, hingga tekstur untuk memastikan kualitas makanan tetap terjaga.

“Uji organoleptik adalah langkah penting sebelum makanan diberikan kepada siswa. Dengan metode ini, kami memastikan makanan tidak hanya aman tetapi juga memiliki kualitas yang layak dikonsumsi,” jelas Rizky kepada media Klik Today.

BACA JUGA :
Danyonif Raider 514/SY, Adakan Berbagai Perlombaan Yang Dilaksanakan Menyambut HUT RI Ke-77

Pihak SPPG menegaskan bahwa perhatian terhadap kebutuhan gizi khusus merupakan bagian dari tanggung jawab besar dalam pelayanan makanan sekolah. Kebijakan ini juga mendapat apresiasi dari para orang tua yang merasa lebih tenang karena anak-anak mereka dipastikan mendapatkan makanan sesuai kondisi kesehatan masing-masing.

Dengan sistem pelayanan yang terstruktur dan pengawasan ketat, SPPG Al-Hidayah Dadapan Bondowoso terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan gizi terbaik bagi seluruh siswa, termasuk mereka yang memiliki alergi makanan. (Sup)