Bondowoso, KLIKTODAY.CO.ID – Di tengah arus globalisasi dan derasnya perkembangan teknologi informasi yang membawa berbagai pengaruh budaya dan ideologi asing, Kodim 0822 Bondowoso menggelar kegiatan Pembinaan Falsafah Hidup Berbangsa dan Bernegara. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Jenderal Sudirman itu mengusung tema “Membangun Karakter Bangsa di Era Globalisasi melalui Pembinaan Falsafah Hidup Pancasila guna Mendukung Program Astacita Pemerintah”.
Hadir dalam acara tersebut Kapten Arm Supandi mewakili Dandim 0822 Bondowoso beserta jajaran staf teritorial, aparat pemerintahan daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta sejumlah elemen masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan sinergi multipihak dalam memperkuat ketahanan bangsa melalui pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila.
Pasiter Kodim 0822, Lettu Inf Rahmad, dalam paparannya menegaskan pentingnya memahami serta mengamalkan falsafah hidup bangsa dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Pancasila bukan hanya ideologi negara yang bersifat normatif, tetapi juga pedoman praktis yang harus membumi dalam sikap dan perilaku generasi penerus bangsa.
“Generasi muda harus memiliki karakter yang kuat, daya saing tinggi, serta tidak mudah terpengaruh ideologi asing yang bertentangan dengan Pancasila. Nilai-nilai luhur bangsa harus terus digelorakan agar kita tidak kehilangan jati diri dalam menghadapi persaingan global,” tegasnya. Selasa (16/9/2025)
Materi pembinaan yang disampaikan meliputi sosialisasi nilai-nilai Pancasila, implementasi dalam kehidupan bermasyarakat, hingga penekanan pentingnya semangat bela negara. Tujuan akhirnya adalah mencetak masyarakat yang berjiwa nasionalis, cinta tanah air, menjunjung tinggi solidaritas dan toleransi, serta memiliki kesiapan dasar dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kegiatan ini juga menjadi wahana strategis untuk memperkuat pemahaman masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan. Di tengah dinamika sosial yang kompleks, ancaman disintegrasi, radikalisme, hingga lunturnya nasionalisme kerap menjadi tantangan serius. Melalui pembinaan ini, Kodim 0822 Bondowoso berharap mampu menumbuhkan kembali rasa kebersamaan, kepedulian, serta kesadaran kolektif dalam menjaga identitas bangsa.
Kapten Arm Supandi dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa TNI melalui Kodim 0822 tidak hanya fokus pada aspek pertahanan semata, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam membentuk karakter masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus hadir dalam membina dan mendidik generasi penerus bangsa. Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jati diri bangsa dan meningkatkan ketahanan nasional,” ujarnya.
Program pembinaan falsafah hidup berbangsa ini sejalan dengan Astacita Pemerintah, yakni delapan cita-cita pembangunan nasional yang menekankan penguatan karakter dan budaya bangsa sebagai fondasi utama pembangunan. Hal ini juga menjadi wujud nyata sinergitas TNI bersama pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan zaman.
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, seluruh peserta menyatakan komitmen untuk terus mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya tangguh dalam menghadapi tantangan global, tetapi juga tetap berakar kuat pada identitas dan falsafah bangsa Indonesia. (Pendim0822/Burawi Budianto)








