Bondowoso, KLIKTODAY.CO.ID — Hari Raya Idul Adha 1446 H, Pondok Pesantren Al Ishlah, melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban secara besar-besaran. Sebanyak 1.161 ekor hewan kurban berhasil disembelih, yang terdiri dari ratusan ekor sapi dan kambing dari berbagai pihak, termasuk tokoh nasional.
Menariknya. Dua ekor sapi kurban berasal dari Presiden Republik Indonesia dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), sebagai bentuk kepedulian terhadap umat dan dukungan terhadap kegiatan sosial keagamaan di pesantren. Kehadiran hewan kurban tersebut disambut dengan penuh rasa syukur oleh keluarga besar Ponpes Al Ishlah dan masyarakat sekitar.
Diketahui. Tahun ini, Ponpes Al Ishlah yang bertempat di Desa Dadapan Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso ini menyembelih sebanyak 109 ekor sapi dan 1.052 ekor kambing, dengan total mencapai 1.161 hewan kurban. pada Jumat 6 juni 2025.
Kegiatan ini menjadi salah satu pelaksanaan kurban terbesar di wilayah Bondowoso, dan menarik perhatian karena di antara hewan kurban tersebut terdapat dua ekor sapi dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan satu ekor sapi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Pengasuh Ponpes Al Islah, KH. Thoha Yusuf Zakaria , menyampaikan bahwa seluruh daging kurban akan didistribusikan kepada masyarakat Bondowoso, Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang dan bagi mereka yang membutuhkan di wilayah lainnya.
“Alhamdulillah, tahun ini kami menyembelih total 1.161 hewan kurban. Dagingnya akan dibagikan kepada sekitar 25.000 Kepala Keluarga (KK) di wilayah Bondowoso dan sekitarnya. Ini adalah bentuk kepedulian sosial dan syiar Islam yang terus kami jaga setiap tahun,” ujar Kiyai Thoha
Penyembelihan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan Panitia Qurban, santri, alumni, dan relawan. Sapi sumbangan dari Presiden dan Kapolri menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap peran besar pesantren dalam kehidupan sosial-keagamaan masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Ponpes Al Islah. Ini bukan hanya simbol keagamaan, tetapi juga semangat berbagi yang luar biasa,” tambah kiyai.
Kegiatan kurban ini tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tapi juga memperkuat rasa persaudaraan antarumat. Ponpes Al Islah berharap semangat berbagi ini terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi institusi lain di seluruh Indonesia. (*)







