Mandalika, KLIKTODAY.CO.ID – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menuntaskan balapan Moto3 Grand Prix Indonesia 2026 di posisi keenam. Hasil tersebut diraih dalam balapan yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Veda yang memperkuat Honda Team Asia mengendarai motor bernomor 9 dan menyelesaikan 20 putaran dengan catatan waktu 32 menit 48,838 detik. Ia terpaut 12,017 detik dari pemenang balapan, Maximo Quiles, pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team yang menggunakan nomor 28
Quiles Pastikan Gelar Juara Dunia Moto3
Kemenangan di Mandalika menjadi pencapaian penting bagi Quiles. Pembalap asal Spanyol tersebut mengunci gelar juara dunia Moto3 2026 setelah finis pertama dengan catatan waktu 32 menit 36,821 detik.
Quiles menyelesaikan balapan di depan David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP yang finis kedua, serta Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo di posisi ketiga.
Sementara itu, Veda memulai balapan dari posisi ketujuh. Ia sempat bersaing di barisan depan, bahkan naik ke posisi kedua pada awal lomba, sebelum menghadapi persaingan ketat hingga putaran terakhir.
Hasil finis keenam membuat Veda membawa pulang tambahan 10 poin dari seri kandangnya. Pencapaian tersebut menjadi modal penting bagi pembalap muda Indonesia itu dalam menjalani musim debutnya di kelas Moto3.
Momen di Lintasan Menarik Perhatian
Dalam foto yang beredar, pembalap bernomor 9 dan 28 terlihat berdekatan di atas motor masing-masing. Keduanya mengangkat tangan hingga mendekati helm saat berada di lintasan.
Nomor 9 merupakan milik Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia, sedangkan nomor 28 digunakan Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team. Identitas kedua pembalap dapat dikenali dari nomor motor dan livery tim yang terlihat pada foto.
Terlepas dari momen itu, balapan Moto3 GP Indonesia 2026 menghadirkan dua catatan penting: keberhasilan Quiles mengunci gelar juara dunia dan perjuangan Veda meraih posisi keenam di hadapan pendukungnya sendiri.
Hasil di Mandalika sekaligus memperlihatkan persaingan ketat di kelas Moto3, yang mempertemukan pembalap-pembalap muda dari berbagai negara dalam perebutan posisi terbaik di setiap seri kejuaraan dunia. (Sup)








