Bondowoso, KLIKTODAY.CO.ID — Dalam rangka meriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H,2025, Pemerintah Kecamatan Tegalampel Kabupaten Bondowoso menyelenggarakan serangkaian kegiatan religius, edukatif, dan sosial dalam tajuk Festival Muharram 2025 dengan tema “Unggul Dalam Bingkai Iman dan Taqwa”. Festival ini berlangsung mulai 27 Juni hingga 4 Juli 2025 dan melibatkan seluruh elemen masyarakat dari berbagai kalangan.
Bhakti Sosial di Desa Klabang
Festival diawali dengan kegiatan bhakti sosial yang digelar di Desa Klabang pada Jum’at, 27 Juni 2025 pukul 14.00 WIB. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian sosial dan penguatan semangat gotong-royong antarwarga. Bantuan sembako, pemeriksaan kesehatan gratis, serta kegiatan bersih-bersih lingkungan menjadi wujud nyata kontribusi masyarakat Tegalampel dalam membangun desa berbasis nilai-nilai Islam.
Pawai Ta’aruf: Simbol Kebersamaan dan Kerukunan
Semangat ukhuwah islamiyah tampak begitu kuat dalam Pawai Ta’aruf yang digelar pada Sabtu, 28 Juni 2025 pukul 18.30 WIB, dengan titik start dan finish di Lapangan Sekarputih. Ratusan peserta dari berbagai desa dan kelurahan menampilkan atribut Islami, pakaian adat, dan yel-yel bertema persatuan umat. Pawai ini tidak hanya menjadi ajang parade budaya dan religi, tetapi juga momentum mempererat hubungan antarwarga dan antar-generasi.
Lomba Edukasi Islam untuk Anak-Anak dan Remaja
Dalam upaya menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini, panitia juga menyelenggarakan lomba mewarnai tingkat TK yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Tegalampel pada Senin, 30 Juni 2025 pukul 09.00 WIB. Melalui lomba ini, anak-anak diajak mengenal simbol-simbol Islam dengan cara yang menyenangkan dan kreatif.
Berikutnya, untuk tingkat pelajar SD/MI, digelar Lomba Tartil Al-Qur’an pada Selasa, 1 Juli 2025 pukul 09.00 WIB, juga di Pendopo Kecamatan Tegalampel. Para peserta menampilkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan tartil dan tajwid yang baik, sebagai bagian dari pembinaan generasi Qur’ani yang cerdas spiritual dan emosional.
Lomba Seni Islami untuk Remaja dan Dewasa
Rangkaian festival dilanjutkan dengan Lomba Karaoke Religi yang diselenggarakan pada Rabu, 2 Juli 2025 pukul 18.30 WIB. Lomba ini memberikan ruang bagi para pecinta musik religi untuk mengekspresikan diri sekaligus menyebarkan pesan-pesan moral dan spiritual melalui lagu-lagu Islami yang menyentuh.
Tak kalah semarak, pada Kamis, 3 Juli 2025 pukul 18.30 WIB, digelar Lomba Hadrah Muslim & Muslimat, menampilkan grup-grup hadrah dari berbagai desa yang membawa nuansa sholawat dan dzikir dalam irama dan gerakan yang khas. Ini menjadi wadah penting dalam melestarikan tradisi Islam Nusantara yang sarat makna.
Sholawatan dan Do’a Bersama
Puncak spiritualitas dalam Festival Muharram ini dirangkum dalam acara Sholawatan dan Do’a Bersama yang dihelat pada Jum’at, 4 Juli 2025 pukul 18.30 WIB di Pendopo Kecamatan. Acara ini mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur, bermuhasabah, dan memohon keberkahan serta perlindungan di tahun baru Hijriyah yang penuh harapan.
Pameran & Bazar UMKM Produk Unggulan
Selaras dengan semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat, festival ini juga menyelenggarakan Pameran dan Bazar UMKM Produk Unggulan Desa dan Kelurahan yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Tegalampel. Berbagai produk unggulan lokal seperti makanan olahan, kerajinan tangan, fesyen muslim, serta herbal tradisional ditampilkan. Kegiatan ini menjadi ajang promosi sekaligus penguatan kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Camat Tegalampel, Yoyok Jalu Santiso, mengatakan bahwa Festival Muharram ini bukan sekadar seremoni tahunan, namun menjadi wahana penting untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, meningkatkan silaturahmi, serta membangun peradaban lokal yang religius dan berdaya saing.
“Kami berharap Festival Muharram ini menjadi agenda tahunan yang tidak hanya meriah dalam pelaksanaan, tapi juga meninggalkan jejak nilai dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Tegalampel,” ungkapnya, saat ditemui di ruanganya Pada senin (7/7/2025)
Lanjut Yoyok, Saya mengapresiasi seluruh panitia, tokoh masyarakat, pemuda, serta seluruh lapisan warga Kecamatan Tegalampel yang telah mendukung penuh rangkaian kegiatan, mulai dari bhakti sosial, pawai ta’aruf, hingga lomba-lomba yang melibatkan anak-anak dan generasi muda kita.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap generasi muda Tegalampel tumbuh menjadi pribadi yang religius, berakhlak mulia, cinta tanah air, serta memiliki semangat kebersamaan dan gotong royong,” pungkasnya.
Festival ini turut didukung oleh berbagai unsur Forkopimcam, tokoh agama, organisasi kepemudaan, dan pelaku UMKM. Sinergi ini memperlihatkan bahwa membangun kecamatan yang unggul dapat dilakukan dengan kolaborasi berbasis iman dan taqwa. (*)








