Berita  

Masyarakat Meulaboh Mengeluh, Rumbia di Aceh Barat Sudah Lama Tak Buah, Penjualan Rujak di Meulaboh Kurang Sedap

Meulaboh Aceh barat
Foto: Rumbia di Aceh barat yang lama sudah tak berbuah. (Dok; muhibbul jamil/kliktoday/SMSI)

Meulaboh, KLIKTODAY.CO.ID — Dulunya dIkabupaten Aceh dikenal penghasilan buah rumbia dalam jumlah besar. Hingga bisa beredar kekota Provinsi Banda Aceh yang diluncurkan oleh para pedagang dari Aceh Barat. Namun kini buah rumbia hanya tinggal nama sudah 15 Tahun tak lagi berbuah rumbia di Aceh Barat. Jumat (27/6/2025)

Salah seorang pedagang buah di Gampong cot pluh Kecamatan sama tiga Kabupaten Aceh Barat, mengatakan selama buah rumbia tak lagi berbuah kami sudah balik profesi jalan Ekonomi mencari udang disungai dengan alat tangkap gunakan bubu payung malam, di angkat pagi hari.

“Setiap pagi di angkat dan dapat penghasilan udang 5 sampai 8 kg. Dengan harga jual Rp 12000 per kg,” ucap syukur dini pagi dicot pluh waktu setempat.

BACA JUGA :
Menyambut 1 Muharram 1447 H 2025, Bupati Aceh Barat Luncurkan Instruksi Penguatan Syariat Islam

Sementara beberapa penjualan rujak mengatakan. ” kurang sedap jika tidak capur rumbia. Namun kami tetap jualan rujak dengan memakai buah buahan lain nya,” tutur salah seorang penjualan rujak di Aceh Barat yang tidak ditulis jati dirinya.

BACA JUGA :
Aceh Barat Gelar Musrenbang RPJMD 2025–2029, Usung Tema Pembangunan Berkelanjutan Berlandaskan Syariat Islam

Adi salah seorang penduduk Dusun Monkulu Gampong Ladang Kecamatan sama tiga Aceh Barat, juga menuturkan. “batang rumbia yang sudah tinggi disebut batang sagu.. sagu bisa diolah untuk makanan tambahan juga pakan Ayam dan itik,” imbuhnya.

BACA JUGA :
SMSI Aceh Dirikan Posko Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Banjir Besar

Dikatakan Adi batang sagu kami beli Rp 70 ribu per batang kami potong pendek pendek ukuran satu meter kami jual lagi kepeternak ayam dan itik. “Kami cuma cari keuntungan sedikit pak,” ucapnya dengan suara penuh harap .( Muhibbul Jamil)

banner 300x250