Bupati Nganjuk Terima Warga Sambil Makan Siang, Utamakan Pelayanan dan Efisiensi Waktu

Bupati Nganjuk
Bupati Nganjuk memberikan pelayanan kepada masyarakat ditunjukkan Bupati Nganjuk, , dengan tetap menerima tamu dan berdiskusi meski belum sempat menikmati makan siang. (Dok. Kliktoday)

NGANJUK, KLIKTODAY.CO.ID – Komitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat ditunjukkan Bupati Nganjuk, , dengan tetap menerima tamu dan berdiskusi meski belum sempat menikmati makan siang. pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 14.20 WIB di ruang kerja Bupati Nganjuk. Setelah menjalani sejumlah agenda dan menerima berbagai tamu dari berbagai elemen masyarakat secara bergantian, Marhein baru berkesempatan membuka menu makan siangnya di atas meja kerja.

Di tengah waktu istirahat yang tertunda itu, Ketua DPC Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Nganjuk, , mendapat kesempatan bertemu langsung dengan orang nomor satu di Kabupaten Nganjuk tersebut.

Dengan suasana santai dan penuh keakraban, Marhein mempersilakan tamunya untuk tetap berdiskusi sambil dirinya menyantap makan siang.

“Mas, maaf ya… aku belum makan siang. Kita berbincang sambil makan ya. Yo apa yang mau kita bahas,” ujar Marhein.

BACA JUGA :
Tolak Kebijakan Baru, Ratusan Sopir Truk NTSR Datangi DPRD Nganjuk

Sikap tersebut dinilai mencerminkan karakter kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat dan tidak ingin menyia-nyiakan waktu untuk melayani kepentingan publik.

Menurut Impi Yusnandar, selama pertemuan berlangsung, sosok Marhein menunjukkan gaya kepemimpinan yang egaliter dan terbuka kepada siapa saja.

“Jiwa egaliter Bupati Marhein sangat menonjol. Rakyatnya diperlakukan seperti sahabat, teman, dan saudara. Ini menunjukkan kepemimpinan yang tidak mengedepankan kekuasaan, tetapi lebih mengutamakan leadership dan semangat kerakyatan,” ungkap Impi.

Dalam kesempatan itu, pembahasan juga menyinggung potensi pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Nganjuk melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak swasta.

Impi menjelaskan bahwa dirinya ingin mendapatkan informasi terkait peluang pengembangan destinasi wisata yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara profesional dan berkelanjutan.

BACA JUGA :
Polres Nganjuk Bongkar Peredaran Sabu Sistem "Paket Hemat", Satu Terduga Pengedar Diamankan, Pemasok Masuk DPO

Menanggapi hal tersebut, Marhein menyampaikan dukungannya terhadap keterlibatan investor maupun pelaku usaha yang memiliki kreativitas dan inovasi dalam mengelola destinasi wisata daerah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan swasta dapat melahirkan kawasan wisata yang lebih modern, menarik, serta mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Saya senang kehadiran swastawan yang penuh kreatif dan inovatif, mampu mengelola potensi wisata secara modern dan menghasilkan karya besar. Dampaknya ekonomi masyarakat sekitar bisa lebih maju, tenaga kerja terserap, dan memicu pengembangan potensi-potensi lainnya,” kata Marhein.

Sebagai contoh, Bupati menyinggung pengelolaan kawasan wisata di Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, yang berkembang menjadi salah satu destinasi wisata ikonik di Kabupaten Nganjuk.

BACA JUGA :
Polres Nganjuk Berhasil Amankan Tersangka Pembunuhan, Korban Masih Sahabat Karib Pelaku

Sementara itu, Pengurus DPC PJI Kabupaten Nganjuk, , yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menyoroti kesederhanaan sosok Marhein.

Menurutnya, menu makan siang yang disantap Bupati jauh dari kesan mewah. Di atas meja kerja hanya tersedia gado-gado, serta camilan sederhana berupa jagung rebus, ketela rebus, dan singkong rebus.

“Bupati Nganjuk orangnya sederhana. Menu makan siangnya gado-gado, sedangkan sajian yang tersedia hanya jagung rebus dan ketela rebus,” ujar Khotier.

Kesederhanaan tersebut semakin memperlihatkan karakter kepemimpinan Marhein yang dikenal dekat dengan masyarakat. Di tengah padatnya agenda pemerintahan, ia tetap mengutamakan kedisiplinan waktu, etos kerja, dan pelayanan kepada warga sebagai prioritas utama. (Sutiyani).

banner 300x250