Dendang Malam Gebyar Daul dan Irama Kentongan, Meriahkan Warisan Budaya Bondowoso, Dalam Rangka Gempur Rokok Ilegal

Bondowoso, KLIKTODAY.CO.ID – Penjabat (Pj) Bupati Bondowoso, M. Hadi Wawan Guntoro, menghadiri serta melepas Festival Daul dan Kentongan yang digelar di Alun-alun RBA Bondowoso. Sabtu malam (07/12/2024)

Acara tersebut merupakan bagian dari upaya sosialisasi untuk mengkampanyekan gempur rokok ilegal 2024. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama dengan Direktorat Bea Cukai Jember.

Festival Daul dan Kentongan kali ini melibatkan 7 (tujuh) grup yang menampilkan kebolehan mereka dalam memainkan alat musik tradisional Daul dan Kentongan, yang merupakan simbol kearifan lokal dan budaya. Selain sebagai ajang seni dan budaya, acara ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai dampak negatif rokok ilegal dan pentingnya mendukung upaya Pemerintah dalam memberantas peredaran rokok ilegal yang merugikan.

BACA JUGA :
Persetujuan Penetapan Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD Tahun 2025-2045

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Bondowoso, M. Hadi Wawan Guntoro, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap bahaya rokok ilegal.

BACA JUGA :
Kodim 0822/Bondowoso Melalui Babinsa Grujugan Bersama Keswan Berikan Penyuluhan juga Vaksin Pada Ternak Sapi

“Pemerintah Kabupaten Bondowoso berkomitmen mendukung setiap langkah untuk mengatasi peredaran rokok ilegal yang dapat merugikan ekonomi daerah maupun kesehatan masyarakat,” Ungkapnya

Kegiatan ini tidak hanya mengedukasi masyarakat, tetapi juga memperkenalkan kembali budaya melalui penampilan grup-grup Daul dan Kentongan. Dengan begitu, acara ini memiliki makna ganda yaitu mengkampanyekan pesan penting sekaligus melestarikan warisan budaya daerah.

BACA JUGA :
Danramil 0822/01 Bondowoso Hadiri Gerak Jalan WIBOWO 2024

Adapun yang hadir di acara tersebut. Pj. Bupati Bondowoso beserta Istri, Forkopimda, Pih Sekda, Kasat Pol PP, Perwakilan direktorat beacukai jember, Pimpinan OPD, Kabag, Camat serta Masyarakat.