Dinas Sosial P3AKB Bentuk Puspaga untuk Tekan Perceraian, Berikut Penjelesan Kadinsos

Dinas sosial
Kepala Dinas Sosial P3AKB, Bondowoso. Anissatul Hamidah, saat di konfirmasi di halaman Pendopo Bupati. (Foto: Dok. Supriadi/kliktoday)
banner 468x60

Bondowoso, KLIKTODAY.CO.ID – Bertempat di pendopo Bupati Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso membentuk Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga). Hal itu dilakukan untuk menekan kasus perceraian dan KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga) di tengah masyarakat. Tercatat ada 115 Puspaga yang sudah tersebar di berbagai titik di Bondowoso. Jumat (15/03/2024)

Menurut Kepala Dinsos P3AKB, Anissatul Hamidah, terbentuknya Puspaga ini upaya untuk mengajak masyarakat bahwa keluarga harmonis ini merupakan tanggung jawab bersama. Bukan cuma keluarga itu saja. Karena ketika anak-anak mejadi pelaku atau korban kekerasan. Mereka rata-rata dari keluarga broken home dan keluarga pekerja migran.

BACA JUGA :  Berharap Datangnya Hujan Pemdes Klabang Adakan Karapan Sapi dan Pelepasan 1000 Burung Merpati

“Yang membuat anak-anak tidak mendapatkan pengasuhan yang layak,” ungkapnya seusai membuka kegiatan Forum Anak, di Pendopo Kabupaten.

Karena itulah melalui Puspaga ini, anak-anak dan ibu yang galau bisa curhat langsung pada konselor. Terdapat layanan konseling keluarga, dan layanan edukasi pendampingan untuk anak korban kekerasan.

BACA JUGA :  Administratur Perhutani Bondowoso Melakukan Pemeriksaan Secara Langsung ke Beberapa Lokasi Pembibitan

“ Urusan percintaan juga bisa, karena justru kan biasanya urusan rumah tangga itu karena soal cinta,” tuturnya.

Puspaga ini, kata Anis, merupakan sinergitas dengan berbagai instrumen. Seperti di antaranya, RMI (Robitoh Muhaddi Islamiyah) -organisasi yang menaungi Pesantren, Muslimat NU, GOW, GKJW (Gereja Katolik Jawi Wetan), Aisyiah, LKKNU, Majelis Taklim, PKK, pesantren-pesantren, Sekolah, dan lainnya.

BACA JUGA :  Bondowoso Resmi Terima Sertifikat UGG Periode 2023-2026

“ Nanti kita akan informasikan Puspaga mana saja yang ada di Kabupaten Bondowoso,” ujarnya.

Ia mejelaskan jika nantinya kasus yang ditangani cukup berat. Maka, nanti masyarakat bisa memilih melanjutkan pendampingan di Dinsos P3AKB atau Unit PPA Polres Bondowoso

Untuk informasi, dalam acara Forum Anak itu juga dilaksanakan dialog yang mengupas tentang edukasi menekan kekerasan di lingkungan keluarga (Sup)