TNI  

Meriahkan HUT Kostrad Ke-62, Satgas Yonif Raider 514/SY Bagikan Seragam Sekolah

banner 468x60

Nduga, KLIKTODAY.CO.ID – Keceriaan tampak hadir di wajah polos anak-anak SDN 1 Kenyam , Kab. Nduga Papua. Bagaimana tidak, Satgas Pamtas Mobile 514 hadir membagikan Seragam Sekolah dalam rangka HUT Kostrad ke 62 tahun. (4/3/2023)

Tim tenaga pendidik Satgas Mobile Yonif Raider 514/SY yang dipimpin oleh perwira teritorial Satgas memberikan ratusan paket seragam sekolah diberikan kepada murid-murid SDN 1 Kenyam disertai memberikan pengetahuan kebangsaan yang dikemas dalam bahasa yang menarik dan sederhana sehingga murid-murid memahami dengan sangat antusias dan gembira menerimanya.

BACA JUGA :  Kasdim 0825 Hadiri Acara Pidato Presiden RI Pada Sidang Tahunan MPR-RI dan Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI Tahun 2022 Secara Virtual

Tentunya hal tersebut bukanlah hal yang mudah. Tidak seperti wilayah lain, Distrik Kenyam, Kab. Nduga merupakan wilayah yang sangat tertutup dan kerap akan teror Kelompok KKB Papua, sehingga untuk masuk ke dalam Sekolah pun aparat dilarang.

BACA JUGA :  Pastikan Tahun Baru Berjalan Aman, Dandim 0422 dan PJ Sekda Pesisir Barat Tinjau Pos Pam.

Namun seiring berjalannya waktu, kegiatan Teritorial kemasyarakatan yang dilakukan oleh Satgas Pamtas Mobile 514/SY secara terus menerus membuahkan hasil dan berhasil merubah pola pandang masyarakat yang sebelumnya sangat tertutup.

“Kami datang bertugas untuk masyarakat, satgas kami mengabdikan diri untuk masyarakat khususnya kepada anak-anak Distrik Kenyam, Kab. Nduga Papua kami berikan semaksimal yang kami punya agar menjadi generasi penerus yang cinta NKRI dan tidak terpengaruh Kelompok KKB Papua”. Ungkap Dansatgas.

BACA JUGA :  Murid SMP Negeri 1 Kenyam, Menjadi Sasaran Satgas Yonif R 514 Kostrad

“Awalnya kami sangat takut dengan teror dari Kelompok KKB Papua yang sering meneror kami dan murid-murid, namun kehadiran satgas mampu memberikan kami keamanan dan kenyamanan sehingga kami sangat berterima kasih kepada Satgas 514 yang telah sangat peduli kepada anak-anak Papua”. Ucap Ibu Evy, salah satu Guru. (jas)